Penyuluhan kesehatan reproduksi dalam keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurut Dr. Siti Harnum, seorang pakar kesehatan reproduksi dari Kementerian Kesehatan, penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman yang benar tentang kesehatan reproduksi kepada keluarga.
Menurut data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), angka kelahiran yang tinggi dan kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi masih menjadi masalah serius di Indonesia. Oleh karena itu, peran penting penyuluhan kesehatan reproduksi dalam keluarga sangat diperlukan untuk mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat terkait dengan kesehatan reproduksi.
Menurut Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, seorang ahli kesehatan reproduksi dari Universitas Indonesia, “Penyuluhan kesehatan reproduksi dalam keluarga tidak hanya penting untuk mencegah penularan penyakit menular seksual dan kehamilan yang tidak diinginkan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga secara keseluruhan.”
Menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017, hanya 45% wanita yang memiliki pengetahuan yang cukup tentang kesehatan reproduksi. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang perlu mendapatkan penyuluhan kesehatan reproduksi dalam keluarga.
Kementerian Kesehatan melalui program Keluarga Berencana (KB) telah aktif melakukan penyuluhan kesehatan reproduksi dalam keluarga di berbagai wilayah di Indonesia. Menurut data yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, program ini telah berhasil menurunkan angka kelahiran dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan reproduksi.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran penting penyuluhan kesehatan reproduksi dalam keluarga sangat besar dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat itu sendiri untuk terus melakukan penyuluhan kesehatan reproduksi dalam keluarga guna mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang kesehatan.